Ingin Buah Hati Sehat dan Cerdas – Orang Tua Perlu Bisa Memijat Sendiri Buah Hatinya

9-cara-perawatan-bayi-baru-lahir-bagian-1

Pijat Bayi merupakan salah satu bentuk terapi sentuh yang berfungsi sebagai salah satu teknik pengobatan penting. Menurut penelitian modern, pijat bayi secara rutin akan membantu tumbuh kembang fisik dan emosi bayi, di samping mempertahankan kesehatannya. Yang pasti manfaat pijat bayi tidak hanya dirasakan oleh si kecil saja, tapi juga untuk orangtua.

MANFAAT PIJAT BAYI

Untuk Bayi :
Meningkatkan daya tahan tubuh
Memperbaiki peredaran darah dan pernapasan
Merangsang fungsi pencernaan serta pembuangan
Meningkatkan kenaikan berat badan
Mengurangi stress dan ketegangan
Meningkatkan kesiagaan
Membuat tidur lelap
Mengurangi rasa sakit
Mengurangi kembung dan sakit perut

Untuk Orang tua 
Meningkatkan hubungan batin (bonding) antara orang tua dan bayi
Meningkatkan kepercayaan diri orangtua dalam merawat bayinya (terutama bayi kecil)
Mengurangi stress dan ketegangan
Meningkatkan produksi air susu ibu
Menghemat biaya ok anak jarang sakit

Untuk mendapat manfaat yang maksimal, Anjuran International Association of Infant Massage (IAIM) pijat bayi dilakukan oleh ORANG TUA bayi dan bukan diserahkan kepada orang lain seperti dukun pijat, petugas baby spa, paramedis ataupun instruktur pijat bayi

USIA ANAK

Pemijatan dapat dilakukan pada bayi usia 0-12 bulan : Untuk bayi baru lahir atau bayi kecil dapat dimulai dengan skin to skin cotact seperti dalam Perawatan Metode Kanguru
Untuk bayi yang berusia di bawah 7 bulan : Pemijatan dapat dilakukan setiap hari
Menurut International Association Infant Massage (IAIM), pemijatan bahkan bisa dilakukan untuk anak yang lebih besar hingga remaja

WAKTU PEMIJATAN

Rekomendasi IAIM, pemijatan bisa dilakukan kapan saja selagi bayi dalam keadaan quite alert state. Pada fase ini bayi sedang bangun, gembira, tidak rewel dan bersedia bila dilakukan pemijatan.
Masing masing bayi, mempunyai kebiasaan tersendiri. Semakin sering orangtua berkontak dengan bayinya, maka orangtua akan hapal, kapan si kecil berada dalam kondisi seperti ini. Apakah pada pagi hari, sore hari, sesudah mandi atau sebelum tidur

PERSIAPAN MEMIJAT

  1. Mencuci tangan
  2. Hindari kuku dan perhiasan yang bisa menggores kulit bayi.
  3. Siapkan ruangan untuk memijat dengan suasana tenang, hangat, lampu tidak berada langsung diatas kepala bayi
  4. Hindarkan gangguan apapun (hp, sms, telpon) selama kurang lebih lima belas menit untuk melakukan semua tahap pemijatan
  5. Baringkan bayi di atas kain rata yang lembut dan bersih
  6. Ibu/Ayah duduk dalam posisi nyaman dan tenang
  7. Siapkan handuk, popok, baju ganti, dan minyak pijat bayi. Minyak pijat bayi rekomendasi IAIM terbuat dari bahan organik yang tidak melalui proses pemanasan (vegetable, cold press oil). Untuk mengurangi efek samping alergi atau iritasi kulit pada bayi
  8. Sebelum memijat bayi, jangan lupa mintalah izin kepada bayi dengan cara membelai wajah dan kepala bayi sambil mengajak bicara.

SELAMA PEMIJATAN

Selama melakukan pemijatan, dianjurkan untuk selalu melakukan hal-hal berikut :

  1. Memandang mata bayi, disertai pancaran kasih sayang
  2. Bernyanyilah dengan suara ibu/ayah sendiri tidak usah menggunakan musik dari tape, radio atau hp. Menyanyi juga dapat merangsang perkembangan anak
  3. Awali pemijatan dengan melakukan sentuhan ringan, kemudian secara bertahap tambahkanlah tekanan pada sentuhan yang dilakukan, khususnya apabila anda sudah merasa yakin bahwa bayi mulai terbiasa dengan pijatan yang sedang dilakukan.
  4. Gunakan minyak pijat bayi, pada area yang akan dipijat kecuali pada daerah kepala.
  5. Pemijatan dimulai dari kaki bayi, karena pada umumnya bayi lebih mudah menerima bila dipijat pada daerah kaki.
  6. Dengan demikian, akan memberi kesempatan pada bayi untuk membiasakan dipijat sebelum bagian lain disentuh.
  7. Pijat bayi sesuai dengan teknik pemijatan yang telah diakui secara internasional, agar tidak terjadi kesalah atau efek samping yang justru membahayakan bayi
  8. Urutan pemijatan dimulai dari bagian kaki, perut, dada, tangan, muka, dan diakhiri pada bagian punggung.
  9. Tanggaplah pada berbagai isyarat yang diberikan oleh bayi anda. Jika bayi menangis dan tidur, hentikan pemijatan dan tunggu sampai bayi kembali pada fase quite alert state
  10. Mandikan bayi segera setelah pemijatan berakhir agar bayi merasa lebih segar dan bersih setelah terlumuri minyak bayi.
  11. Namun, apabila pemijatan dilakukan pada malam hari, bayi cukup di seka dengan air hangat agar bersih dari minyak bayi.
  12. Disarankan orangtua telah memahami teknik pemijatan bayi dengan benar sebelum melakukan pijat bayi
  13. Lakukan konsultasi pada instruktur pijat bayi Anda, untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut tentang pemijatan bayi.

Hal-hal yang tidak dianjurkan selama pemijatan :

Memijat bayi di daerah kepala
Membangunkan bayi khusus untuk pemijatan
Memijat bayi pada saat bayi dalam keadaan tidak sehat
Memijat bayi pada saat bayi tidak mau dipijat
Memaksakan posisi pijat tertentu pada bayi

Sumber :

Buku Pedoman Pijat Bayi (Roesli, 2001), International Association of Infant Massage

http://dokteranakku.net/articles/2015/02/orang-tua-dan-pijat-bayi.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: